sisihkan

13 01 2015

Saat merasa begitu bahagia yang meluap,
maka sisihkan sedikit untuk bersyukur,
sehingga tak ada kata terlalu berbahagia.
Demikian pula saat dilanda kesedihan yang begitu dalam,
sisihkan lebih lebih lagi untuk lebih bersyukur.
Sehingga tak ada istilah tenggelam dalam kesedihan.

untuk hidup dan masa depan, dari dirimu saat ini.





segelas air

4 12 2014

Menengguk setengah gelas air dari segelas penuh air, rasanya hilang tersia-sia begitu saja.
Namun mengambil setengah gelas air dari sebuah baskom tidaklah terasa begitu banyak.
Apalagi dari sebuah kolam, atau sumur. Jangankan setengah gelas, satu gelas penuh pun tak begitu berarti dibandingkan banyaknya air yang berlimpah di kolam atau sumur tersebut.
Ya, segelas air yang diambil dari sebuah sumber, danau, bahkan laut tidak mengurangi sedikit pun kelimpahan airnya.

Begitu pula dengan manusia.
Jika kita melihat rizki kita hanya segelas penuh, maka meneguknya setengah gelas saja berasa sangat banyak. Apalagi segelas penuh, rasanya bagai membuang sia-sia isi gelas yang susah payah didapat.
Namun berbeda jika kita melihat bahwa rizki yang segelas itu sesungguhnya berasal dari sumber yang berlimpah, yang tak ada habisnya. Maka kita pun lebih ringan dalam meneguk segelas penuh air yang kita dapat.

Ketika memenuhi keinginan kita sendiri, anggaplah bahwa rizki itu hanya segelas saja.
Namun ketika memberi kepada orang lain, lihatlah bahwa yang segelas penuh itu hanyalah di permukaan saja. Di baliknya ada sumber yang lebih lancar, ada sumur yang lebih dalam, dan ada danau yang lebih luas.
Dan bukankah kita telah dijanjikan demikian?

agar semakin ringan dalam memberi.





2013 in review

2 01 2014

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about 6,600 times in 2013. If it were a NYC subway train, it would take about 6 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.





Meluang

21 06 2013

1, 2, 3, 4, … eh? APA?

Sudah berapa hitungan (bulan? minggu? hari? apalagi menit dan detik???) ternyata nggak sempat nulis. Sangat disayangkan. Namun apa mau dikata, ada beberapa beribu alasan yang harus diakui oleh diri saia sendiri demi kemajuan diri saia untuk masa depan*eaaa*.Memang beberapa kali niatan ngeblog sempet tertunda karena berbagai macam hal yang sebenarnya ujung-ujungnya adalah manajemen waktu saia yang, ehem, mengecewakan. Faktor lainnya, yah… entah kenapa ya semakin berumur rasanya waktu berlalu makin cepat? Apa karena jaman yang memang semakin terakselerasi dalam berbagai hal? M-I-S-T-E-R-I.

Alasan lain, yah… mungkin karena saia males aja nulis sesuatu yang nggak penting yang banyak terjadi akhir-akhir ini. Haha.

Bagaimana pun, alasan hanyalah sekedar omong kosong tanpa ada usaha untuk memperbaikinya. Maka dari itulah, saia mau nulis sesuatu di blog ini meskipun itu artinya saia menggelambyar, mengerandom, me-rambling, dan teman-temannya. Mohon maaf, deretan istilah yang barusan saia sebutkan ini tidak ada dalam KBBI :P

Bahkan dari awal pun saia kurang setuju kalau ‘hobi’ dideskripsikan sebagai ‘sesuatu yang dilakukan di waktu luang’. Menurut saia lebih tepat kalo deskripsinya adalah ‘sesuatu yang untuknya kita luangkan waktu’. Hehe. Maka dari itu baik membaca maupun blogging, yang sudah saia aku-aku sebagai hobi, sudah seharusnya saia alokasikan waktu spesial. Dan akhir-akhir ini saia juga mulai kembali menambah waktu membaca. Semoga terus berlanjut. Bloggingnya juga dong.





31 12 2012

Beberapa saat yang lalu saya menerima notifikasi dari WordPress tentang umur account ini yang sudah mencapai beberapa tahun. Terus terang, sebelumnya saya jarang ingat untuk menghitung sudah berapa tuakah umur blog ini. Namun fitur notification dari WordPress yang memang terhitung baru-lah yang mengingatkan saya soal ini. Tahun-tahun sebelumnya sih belum pernah ada pemberitahuan semacam ini. Menggunakan WordPress selama beberapa waktu, saya menyadari bahwa semakin banyak fitur-fitur menarik yang ditambahkan. Bagus sih, tapi itu juga berarti kita sebagai blogger dituntut untuk terus belajar/mengupgrade pengetahuan kita, hehe.

Salah satu fitur “baru” yang keluar tahun lalu adalah yearly summary (entah nama tepatnya apa, tapi ya sebut aja begitu :P) yang merangkum kegiatan blogging kita selama setahun. Saya masih ingat saat awal tahun ini menerima “laporan” tersebut, yang terbersit di benak saya adalah, “wah, makin asyik juga nih wordpress”. Sedikit banyak memang saya merasa beruntung menggunakan WordPress, karena selain memang mudah, nyatanya selalu ada perbaikan dan penambahan berbagai fleksibilitas dari WordPress dari waktu ke waktu. Mungkin kalau bukan di WordPress, saya tidak akan bertahan blogging hingga sejauh ini, hehe. Memang sih, perubahan berarti ada pula fitur-fitur lama yang kemudian ditiadakan, namun secara keseluruhan I am fine with that.

 Account WordPress ini adalah account blog ke-3 saya setelah sebelumnya coba-coba di Multiply (yang saat itu memang sedang booming) dan Blogger/blogspot. Yang pertama, yah… sayangnya saya tidak sempat banyak menulis di sana, mungkin gara-gara terlalu sibuk ngurusin tampilan dsb, hehe. Maklumlah, newbie labil :P. Yang ke-2, sebuah account blogspot lumayan rajin saya isi (lumayan untuk ukuran newbie) namun setelah beberapa waktu saya melihat rupanya sistem komentarnya agak ruwet. Dan memang ketika saya rajin-rajinnya mengisi blogspot itu saya sedang coba-coba WordPress. Saya melihat memang di sini lebih mudah dan lebih sederhana, bahkan untuk ukuran pemula seperti saya saat itu. Dan di sinilah saya, hingga saat ini.

Saya rasa cukup banyak juga yang saya tulis di sini, meski kebanyakan random saja, seputar hobi dan pengalaman sehari-hari. Demikian pun, walau akhir-akhir ini saya mulai jarang menulis di sini, namun saya rasa saya akan tetap betah. Mari memperbaiki time management dan menggiatkan diri~ ^^V








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.