Berburu Buku Yuk…! (Part 3)

6 02 2009

Buku memang benda yang menarik. Sebuah buku menawarkan bermacam-macam hal. Entah itu ilmu pengetahuan atau cerita, baik hiburan maupun renungan, yang jelas buku membuat kita memperluas cakrawala pengetahuan kita. Tidak heran kalau membaca buku itu sangat mengasyikkan, dan seringkali menjadi kegiatan yang membuat kita lupa waktu.

Demi memperoleh informasi tertentu, kita rela menyisihkan isi kantong kita untuk membeli buku(yah..setidaknya begitulah saya…lagi-lagi jatuh ke perangkap buku-buku menarik dengan harga maut yang menggiurkan). Namun tidak jarang pula kita mendapatkan buku melalui orang lain. Meminjam dari teman, menyewa di perpustakaan, dan sebagainya. Kadangkala, kita membutuhkan buku tertentu yang amat sulit didapat, baik karena tidak diterbitkan lagi setelah bertahun-tahun, atau semata karena banyaknya peminat sehingga stok di toko yang paling besar pun habis. Ada kalanya kita terhalang dari membaca suatu buku semata karena harganya yang tinggi.

Segala masalah pasti ada pemecahannya, begitu pula yang satu ini. Para book-addict(terutama yang di Malang ya) tidak perlu khawatir. Toh ada lo tempat-tempat yang menjual buku-buku langka, mulai buku terbitan jaman kolo bendu berbau debu namun menawarkan petualangan seru, sampe ensiklopedia hard-cover yang harga aslinya bikin keder, bisa didapat di : Bursa Buku Bekas alias Secondhand Book Shop. Yuk…langsung cabut aja!

1. Blok M (Jl. Majapahit)
Awalnya bursa buku bekas di Malang berpusat di sini. Kios-kios kecil berjejeran di sepanjang trotoar Jl. Majapahit yang menghubungkan Balai Kota dengan Jl. Basuki Rahmat. Tidak hanya buku, ada pula kios yang menjual peta ada poster-poster pembelajaran. Secara umum, buku apapun ada di sini. Buku latihan playgroup-TK, buku pelajaran SD-SMP-SMA, buku teks kuliah: mulai dari basic science sampai teknik dan kedokteran, buku komputer, novel, cerita anak-anak, komik, majalah bekas maupun baru, buku bahasa asing, buku impor, ensiklopedia, kamus, Al-Qur;an, buku-buku hadist, buku agama, wah….hampir selengkap toko buku biasa deh. Yang tidak ada hanya buku elektronik.😛

Bisa dibilang Blok M ini memang pusat buku bekas yang paling ramai dan paling terkenal. Namun demi keindahan dan kerapian tata kota Malang, bursa buku ini dipindah ke Jl. Wilis (kemudian sering disebut Wilis atau Blok W) kalau gak salah, ini sejak saya SMA kelas 1, jadi sekitar tahun 2003-2003an. Jadi di tempat ini sudah gak ada lagi bursa buku Blok M, alih-alih yang masih bertahan adalah Pasar Burungnya.

2. Blok W (Jl.Wilis)
Pasar buku bekas Wilis merupakan pindahan dari Blok M. entah kenapa, sekalipun tempatnya nyaman, namun jumlah penjualnya sudah berkurang dibanding ketika masih berlokasi di blok M. Memang pengaturannya lebih rapi sehingga memudahkan pembeli untuk mencari buku, namun bisa dibilang tempatnya kecil.

Pasar buku yang tepat berseberangan dengan Toko Buku Dian Ilmu ini secara umum menjual apa saja yang juga dijual di Blok M. oia, sampai lupa. Kondisi buku yang dijual di sini sangat bervariatif. Kadangkala ada yang benar-benar bagus, adapula yang sudah cukup rusak, sekalipun masih bisa dibaca. Jadi pandai-pandailah memilih dan menawar. Namun pesan saya, hati-hati dalam membeli buku, terutama buku baru, karena bisa jadi ada barang bajakan. Bukan apa-apa, biasanya barang bajakan ini kualitasnya amat buruk, beberapa cirinya adalah gambar atau garis yang kabur, tulisan yang berselang-seling putih, dan yang paling parah, mungkin ada beberapa halaman yang isinya sama sekali tidak ada alias hanya secarik kertas putih.

3. Blok S (Jalan Sriwijaya)
Jalan Sriwijaya terletak tepat di depan stasiun kota baru. Tapi jangan salah, di deretan jalan depan sepanjang stasiun memang banyak kios-kios kecil, tapi itu warung. Bukan pasar buku. Pasar bukunya terletak di belakang deretan warung-warung kecil  di sebelah kiri pertigaan stasiun, tepat di sepanjang jalan di depan kantor redaksi Malang Post yang dulunya bekas gedung YPIA. Tenang saja, di jalur masuknya ada papan pemberitahuannya kok.

Saya kurang tahu sejak kapan pasar buku ini ada. Menurut perkiraan saya, dulunya di tempat ini memang terdapat penjual buku-buku bekas, tapi sedikit. Sepertinya sebagian penjual yang dulunya berjualan di Blok M memilih pindah ke tempat ini dibanding ke Wilis, sehingga bursa buku ini sekarang bisa dibilang cukup besar.

Dibandingkan Wilis, koleksinya kurang bervariasi dan termasuk sedikit. Tempat ini paling cocok untuk mencari buku-buku lama, buku bacaan, novel, buku cerita, dan komik. Untuk majalah sepertinya pilihan di Wilis lebih banyak. Begitu pula untuk buku pelajaran atau buku teks kuliah.

Nah, itulah beberapa bursa buku bekas yang dapat saya bahas dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat dan memberi para book-addict gambaran yang jelas. Jangan lupa, kalo udah ketemu buku yang dicari, nanti saya pinjam. Selamat berburu!


Actions

Information

9 responses

22 02 2009
ngelanturboy

tempat buku2 murah di kwitang (jakarta) digusur euy…hiks hiks..
harus hunting tempat lain nih..

25 02 2009
swamp

hunting di Malang aja..hehehe…😀

27 02 2009
akbarindonesia

d sana, ada yang jualan e-book ga???
hehehe…

1 03 2009
aryu

@ akbar
Kalo mau nyari ebook ada di BLOK I
alias internet .. Hehehe

Blok M uda gak ada ya.. padahal seru tuh nyari di situ.. kan jalannya turun…😀

4 03 2009
swamp

2 akbar,
lha..ngapain beli ebook klo yang gratisan aja banyak???😀

2 ne2x,
Hehe…iya, mana rindang lagi! Tapi di Blok-S juga rindang siy…

18 03 2010
jesie

Walaupun kawasan buku murah kwitang sudah digusur dan dipindak ke Pasar Senen lantai 3, Puasa tahun 2008 saya cukup beruntung mendapat buku DB6BR Jilid 1 cetakan 1963🙂

21 03 2010
swamp

2 jesie,
Sebenernya satu-satunya alasan saya tergoda ke Jakarta adalah buat berburu buku murah! Kapan ya ke sana…?

26 05 2011
depusneko

tapi baik wilis ato sriwijaya g bisa memuaskan kepengen q… la ya apa kalo kejar2an sama yang punya perpus2 iku… novel2 cepet habis… kalopun ada secondhand yang ingris gitu, jadul n critae ndak menarik…
kapan hari malang ada yang pameran buku diikuti yang buku impor murah, nah iku aq baru minat, tapi sayang jarang2 kios iku ikut..
hampir salah juga waktu iku, di bilang kan kalo yang label hijau hargae 10 rb, nah buku2 detektif gitu ada label ijo e, pikir q, wah buku tahun 2007 setebel bantal hargae 10 rb, aq ambil 5,, tiba2 mas2 e nongol, ada yang bisa saya bantu.. trus aq tanya yang label hijau itu kayak apa? trus dia ambil tumpukan bukuq, dy bilang oh bukan ini label biru (ada bulatan stiker warna biru di belakange) ini hargae 50 rb… anjrit, hampir aja aq beli buku total 250 rb hahahaha… padahal di kantong tinggal 60 rb hehehehe…
kalo aq minat beli secondhand. tapi kalo emang ada yang kayak di jawatengah iku aq juga minat (penerbit lokal di jateng, lupa, mungkin jogja, ada buku terjemahan novel asing, harga e bisa 3500 atau 5000), tapi yang di jateng aq juga belum liat langsung. ada yang tau di sby ndak? ato kalian jual secondhand?

6 06 2011
swamp

2 depusneko,
memang…tapi justru disitu serunya kan? malah seringkali perpus2 itu bisa jadi sumber bukunya (klo pas lagi cuci gudang ato mau tutup :P).
Sebenarnya di Malang sudah ada yang menyediakan buku2 second dengan kualitas terjamin, malah bisa pesan langsung sesuai keinginan. Tapi ya itu…harganya tak semurah di Blok W atau Blok S, dan pastinya tak bisa ditawar (kecuali mungkin, klo belinya dalam jumlah besar atau borongan😀 ).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: