The Three Investigators

5 03 2009

Three Investigators, atau di sini lebih dikenal dengan nama Trio Detektif merupakan sebuah kelompok detektif remaja amatir yang menangani kasus-kasus ‘aneh’ bin ‘ajaib’. Reputasi mereka dibangun di kota tempat tinggal ketiga anggotanya Rocky Beach, tidak jauh dari Hollywood, Los Angeles. Seperti Fox Mulder yang menangani kasus-kasus berlabel X(yang seringkali ‘tak terpecahkan’ oleh detektif biasa), buku-buku Trio Detektif cenderung mengangkat judul-judul yang berbau horror dan misteri, misalnya saja: Misteri Puri Setan, Misteri Bisikan Mumi, Misteri Pulau Tengkorak, dan lain sebagainya.

THE THREE INVESTIGATORS
“We Investigate Anything”
? ? ?
First Investigator – JUPITER JONES
Second Investigator – PETER CRENSHAW
Records and Research – BOB ANDREWS

Sebagaimana tercetak pada kartu nama mereka, Trio Detektif terdiri dari 3 orang remaja:
1. Jupiter Jones
Penyelidik Pertama Trio Detektif ini merupakan otak sekaligus pemimpin kelompok. Meskipun berbadan pendek dan gemuk, namun kecerdasan serta kemampuan ingatan dan deduksinya menjadi andalan dan selalu mampu memecahkan teka-teki yang kelihatannya paling mustahil sekalipun. Karena suka berbicara dengan memakai kalimat-kalimat panjang dan istilah-istilah sulit, Jupiter kadang-kadang dijuluki ‘Si Gendut Sok Aksi’. Jupiter selalu mencari penjelasan ilmiah dari setiap fenomena aneh yang ditemui Trio Detektif dalam kasus-kasus mereka, dan tidak mau percaya begitu saja pada apa yang dilihatnya. Tokoh yang sering dipanggil dengan nama “Jupe” ini dulunya pernah menjadi aktor cilik, memerankan “Baby Fatso”, tentunya ketika masih bayi. Jupiter tinggal bersama paman dan bibinya, Titus dan Mathilda Jones, yang mengelola bisnis barang bekas.
2. Pete Crenshaw
Pete adalah putra seorang ahli spesial efek di industri film Hollywood. Melalui ayah Pete, Trio Detektif kadangkala menerima tawaran untuk menyelidiki sesuatu, dan karenanya memilki kenalan luas. Penyelidik Kedua ini berbadan atletis dan selalu diandalkan dalam situasi yang mebutuhkan kekuatan fisik. Pete tidak suka berada dalam situasi yang berbahaya, tapi bukan berarti ia penakut. Segala tindakannya diambil semata untuk melindungi keselamatan semua. Ia juga dikenal sebagai penyayang binatang.
3. Bob Andrews
Tinggi, kurus, dan berkacamata, anggota yang satu ini selalu diandalkan kerajinan dan kecermatannya terhadap segala hal. Tidak heran apabila ialah yang menangani seluruh dokumentasi kasus sekaligus melakukan riset apabila diperlukan. Pekerjaan sampingannya di perpustakaan setempat ikut mendukung perannya ini. Ayahnya bekerja di surat kabar dan sering membantu memberi kisikan di sana sini. Pada awal cerita, Bob dikisahkan memakai besi penguat kaki karena kecelakaan yang dialaminya.
Tokoh-tokoh Trio Detektif ini diciptakan oleh Robert Arthur, Jr. yang juga menulis cerita buku 1 hingga 9.

Ki-Ka: Jupe, Pete, Bob

Ki-Ka: Jupe, Pete, Bob - Ilustrasi oleh Harry Kane

Trio Detektif bermarkas di sebuah trailer yang sengaja diatur agar tersembunyi tumpukan barang bekas di Jones Salvage Yard. Beberapa jalan rahasia dibuat untuk mencapai trailer tersembunyi ini. Dari pendapatan mereka hasil bekerja di perusahaan Paman Titus, mereka memasang pesawat telepon dengan sambungan terpisah di dalam trailer. Selain itu, juga terdapat ruang gelap dan bengkel kerja dalam trailer mereka. Segala dokumentasi disimpan dalam lemari yang ada di dalam markas.

Pada awal cerita buku pertama, Misteri Puri Setan, Jupiter beruntung memenangkan kontes ‘Menebak Kacang dalam Toples’ yang diadakan oleh Rent-’n-Ride Auto Rental Agency , sebuah agen rental kendaraan. Hadiahnya, menggunakanRolls Royce selama ‘30 hari, masing-masing 24 jam’ berikut sopir. Kendaraan inilah yang menjadi sarana transportasi kelompok dalam berbagai kasus. Dari sini, terbangun persahabatan dengan sang sopir, Worthington, meskipun hadiah tersebut telah habis masanya pada buku ke-7(Misteri Mata Berapi). Untunglah, seorang klien yang mereka bantu mengatur supaya mereka dapat menggunakan limusin tersebut sewaktu-waktu.

Jupiter, Pete, dan Bob juga memiliki hubungan baik dengan kepala polisi setempat, Chief Reynolds, seiring dengan keberhasilan mereka dalam menangani kasus.

Awalnya, buku-buku Trio Detektif diterbitkan dengan tajuk ‘Alfred Hitchcock dan Trio Detektif’(30 buku pertama), dimana si sutradara tenar ini memberikan pengantar pada tiap buku dan kadang ikut andil di dalam atau akhir cerita. Namun selanjutnya (buku ke-31 hingga ke-43), sejak Hitchcock meninggal, perannya dihantikan oleh sutradara fiktif, Hector Sebastian. Hitchcock gak benar-benar menulis lho, hanya namanya saja yang dipakai oleh penulis bukunya.

Some info from Wikipedia.


Actions

Information

7 responses

9 03 2009
adib

Jadi inget masa-masa baca lima sekawan, trio detektif, dan kho ping ho!!!.🙂

10 03 2009
swamp

2 Adib,
Iya..masa2 SD tuh…

10 03 2009
H-niph

Masi inget buku kedua: Misteri Nuri Gagap

“To to to be or not to be, that is the question” (kalimat dari William Shakespeare’s Hamlet).

Ternyata nurinya ga gagap……keren banget deh.

16 03 2009
kang dede

Pengen baca ah…

15 06 2009
Arai

wih,.
jadi inget jaman esde dulu,.
lg demen2nya ke rental buku pulang sekolah ma temen2,.
^^!

nice post bro;)

1 03 2010
eleen

Aku pengen koleksi…tapi kok sekarang bukunya uda langka… : (

3 03 2010
swamp

2 eleen,
Emang udah gak dicetak ulang lagi sama Gramedia. Tapi klo mo cari di pasar buku loakan ada kok… yang penting rajin nyarinya. Ebooknya juga banyak di Internet, silakan aja cek di scribd.com (tapi jadi member dulu)🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: