Monday Book Hunting

3 06 2010

Beberapa minggu sudah saya habiskan untuk mempersiapkan partisipasi ALang dalam Festival Malang Kembali V tgl. 20-23 Mei lalu. Setelah 4 hari yang melelahkan, akhirnya bisa take a rest juga. Saya salah satu orang yang ‘memboikot’ slogan “The Best Never Rest”, justru yang benar itu “The One who Take the Right Time to Rest will be the Best”. Hehe, don’t mind it. That’s just my personal sentimentality.

Hari Senin (31/05/10) kemaren saya sempatkan buat bookhunting di bilangan Wilis. Maklum, sudah beberapa bulan saya gak maen ke sana, paling2 maennya ya ke Gramed ato ke pameran buku. Tujuan saya: cari beberapa komik incaran, STOP, literatur klasik, ato apalah yang penting asyik. Setelah beberapa saat melihat-lihat, eh lha kok saya nemu beberapa buku anak-anak yang menarik. Ketemulah saya dengan target#1 hari itu: bacaan anak2. Selagi saya melihat-lihat serta mempertimbangkan kemungkinan nego harga, mata saya tertumbuk pada 2 bundel Bobo lama yang masih dalam keadaan apik. Usut punya usut, Bobo tersebut merupakan 20 eksemplar (dalam 2 bundel, masing-masing bundel 10 edisi) Bobo terbitan tahun 1982 yang walaupun kertasnya sudah menguning, halamannya masih lengkap dan masih baik sekali. Langsung saja saya sikat tuh bundel. Sekalian juga saya pilih beberapa majalah Bobo tahun 90-an yang lumayan banyak juga di kios tersebut.

Tidak berhenti di kios pertama, saya mulai mencari-cari di kios lain, siapa tahu ada banyak Bobo lama yang saya cari. Walhasil, saya mendapatkan setumpuk Bobo lama di beberapa kios, semua rata-rata dalam keadaan masih baik. Lumayan, karena untuk mendapatkan Bobo lama sekarang ini amatlah susah. Sudah berbulan-bulan ini majalah Bobo yang ada rata-rata terbitan tahun 2000-an. Saya benar-benar beruntung.

Melengkapi perburuan saya hari itu, saya juga mendapatkan 3 judul seri STOP di 2 kios yang berbeda, yaitu Penujum Buta, Misteri Topeng Hitam (yang dulu pernah saya miliki tapi lalu hilang, mungkin dipinjem temen belom dibalikin), dan Harta Karun Gua Naga. Khusus untuk judul terakhir ini seumur-umur baru saat itulah saya dapati. Masing2 dapat ditebus hanya dengan 5ribu rupiah saja… Dengan bujet segini saya juga memperoleh 1 buah majalah Reader’s Diget edisi Asia terbitan tahun 2007. Bayangkan saja klo harus ke toko buku, 5rbu dapat apa???


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: