STOP : Harta Karun di Gua Naga

20 07 2010

Liburan kali ini STOP berencana untuk berkano menyusuri sungai selama 2 minggu. Mereka semua tentunya mengharapkan petualangan yang seru dengan menikmati pemandangan di sekitar sungai dan sekali-sekali berhenti untuk mendirikan tenda atau melancong ke daerah setempat. Namun namanya juga anak-anak STOP, saat mereka sibuk mempersiapkan perjalanan ini, nyatanya ada masalah menghadang. Sporty yang tanpa sengaja memergoki seorang penjahat sedang diburu oleh polisi di taman kota, tak dapat menahan keingintahuannya. Menyelinap dari pengawasan polisi yang mengepung taman kota, Sporty berhasil memperoleh kertas petunjuk yang dibuang oleh si penjahat ke dalam sebuah tempat sampah. Melihat gelagatnya, rupanya itu petunjuk penting. Namun tak hanya Sporty yang menyaksikan kejadian tersebut. Dua orang anggota kelompok anak berandalan Hell Angels rupanya juga ikut pasang mata, walaupun mereka keduluan Sporty untuk mengambil kertas tersebut yang ternyata merupakan peta harta karun dan foto seorang wanita yang tak diketahui identitasnya.

Saat berita bahwa Slansky, si penjahat ditangkap oleh pihak yang berwajib, Sporty dan kawan-kawan tengah dalam perjalanan. Berita tersebut menyebutkan adanya keanehan penangkapan Slansky, yang nyatanya tak membuahkan hasil apa-apa. Slansky tak membawa dan menolak memberitahukan di mana ia menyembunyikan permata-permata hasil curiannya. Kecurigaan anak-anak STOP terjawab sudah. Harta karun yang dimaksud dalam kertas petunjuk yang ditemukan Sporty pastilah permata-permata curian tersebut. Sambil berusaha memecahkan petunjuk tersebut, anak-anak STOP sekaligus berencana untuk mampir ke lokasi yang dimaksud dan berburu ‘harta karun’ itu. Lokasi tersebut ternyata cukup dekat dengan jalur perjalanan yang mereka lewati.

Perjalanan STOP menyusur sungai bukannya tanpa hambatan. Anak-anak Hell Angels terus mengikuti mereka sepanjang perjalanan. Bukan dengan kano, namun dengan motor. Mereka rupanya dibayar oleh rekan Slansky yang menginginkan kertas petunjuk harta karun itu jatuh kembali ke tangannya. Dan disinilah aksi geng Hell Angels dimulai. Mulai dari melempar anak-anak STOP dengan batu, mengetapel dengan bola besi, hingga mengkambinghitamkan STOP atas kesalahan yang dilakukan salah seorang anggotanya pada seorang gadis kecil Gipsi, serta menghasut orang-orang di sebuah desa dengan melaporkan bahwa kawanan STOP adalah pengedar ganja pada anak-anak muda. Namun dengan kecerdikan Sporty dan kawan-kawan ulah jahat tersebut dapat ditaklukkan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: