journey to the west

23 03 2012

Selama 2 hari 3 malam saya diberikan kesempatan untuk berkunjung ke Kota Jogjakarta. Kunjungan kali ini adalah untuk menghadiri acara pelatihan penulisan proposal dan karya ilmiah yang diadakan oleh LPPM UGM, sebagai wakil dari kantor. Memang sih, tujuannya adalah untuk urusan kerja, bukan sekedar liburan. Namun justru itu yang membuat kunjungan pertama saya ke Jogja menjadi lebih berarti. Saya memang lebih senang kalau bepergian ke suatu tempat dengan membawa ‘misi’ dibanding semata-mata berlibur. Rasanya apabila ada sesuatu yang bisa dipelajari/dicapai dari suatu tempat, maka kunjungan kita ke tempat itu jadi lebih melekat dalam benak kita😛 .

Benar sekali, saya ini termasuk katrok karena baru pertama kali ke Jogja. Jujur, kalau ke daerah timur paling jauh saya pernah ke Bali. Sedangkan untuk daerah barat, wah… paling-paling hanya sampai daerah Srengat yang membatasi Blitar dan Kediri, itu pun ke sana pas KKN dulu hehehe. Karena itu kesempatan ke “barat” kali ini saya sambut dengan antusias.

Perjalanan ke Jogja dimulai dengan keberangkatan dari Malang pada pukul 5 sore. Dalam cuaca hujan yang kadang deras kadang rintik-rintik, beberapa titik jalan diwarnai kemacetan meskipun tidak terlalu padat. Rute yang diambil oleh pak supir adalah melalui jalur Batu – Ngantang – Kediri – Nganjuk – Ngawi – Solo – Klaten – Jogja. Kecuali Batu, semua daerah tersebut belum pernah saya kunjungi (katrok sangat😛 ). Karena itu saya sangat berminat untuk mengamati jalan-jalan dan daaerah sekitar yang kami lewati selama perjalanan. Tentu saja, karena berangkatnya sore hari maka daerah-daerah tersebut kami lewati di saat malam hari. Ketika mencapai Batu, maghrib telah tiba dan gelap pun mulai turun. Kota Batu yang terlihat dari jalan adalah kerlap-kerlip cahaya lampu yang sedikit-sedikit diselimuti kabut. Di kejauhan tampak samar-samar gunung yang sebagian tertutup awan putih. Sampai di daerah Payung malam sudah mulai pekat. Daerah Ngantang dan seterusnya tidak banyak yang dapat saya lihat karena keterbatasan cahaya, namun saya mendapatkan kesan bahwa jalan-jalan di daerah Kediri-Nganjuk sedikit banyak mirip dengan jalanan di Malang Raya (ada pertigaan yang hampir saya kira pertigaan Kacuk di daerah Kebonsari hahaha). Tidak sama persis, seringkali lebih lebar dan lebih sepi, namun suasana dan strukturnya mirip sekali dengan jalanan di Malang.

Selama perjalanan kami disambut dengan cuaca terang dan hujan silih berganti. Namun ketika sampai daerah Nganjuk dimana kami beristirahat untuk makan malam, cuaca telah terang. Perjalanan berlanjut, mencapai Klaten hujan turun dengan begitu derasnya. Syukurlah, jalanan sepi sehingga macet pun terhindari. Mencapai Jogja, lalu lintas sedikit lebih padat dan mobil pun langsung menuju daerah Kaliurang dimana UGM berada. Sebelumnya kami telah memesan kamar di Wisma MM UGM atas rekomendasi panitia pelatihan, dan posisinya memang tepat di Jl. Colombo dekat jalan masuk kampus UGM. Lucunya, pak supir memang cukup sering ke Jogja, namun karena kunjungan terakhir jedanya cukup lama, pak supir rupanya lupa-lupa ingat dimana posisi pasti UGM, apalagi orangnya belum pernah tahu letak Wisma MM UGM. Dua kali kami berputar-putar di daerah sekitar situ dan setelah bertanya-tanya kepada orang sekitar pak supir menemukan jalur yang tepat dan kami pun sampai di penginapan dengan selamat. Kami tiba pada pukul 3 lebih disambut dengan hujan yang cukup deras. Alhamdulillah.

Selama di Jogja, saya mendapat kesan yang familiar dengan Kota Malang. Bahkan kampus UGM pun serasa familiar. Mungkin karena selama 2 hari cuaca rata-rata mendung-gerimis-hujan, maka hawanya pun terasa sejuk. Tak sekalipun saya merasakan kepanasan selama di sana, kecuali pada hari terakhir ketika cuaca kebetulan cerah. Tidak hanya itu, jalanan dan gedung-gedung pun sedikit banyak mengingatkan saya pada Kota Malang, hanya saja di Jogja jalanannya lebih lebar dan banyak melewati sungai-sungai dan jembatan. Pelatihan diadakan di gedung pusat UGM yang kebetulan adalah bangunan lama yang besar dan luas bertingkat tiga. Suasana yang saya rasakan di sana seakan-akan gedung tersebut merupakan gabungan dari gedung Kabupaten Malang yang terletak di depan Plaza Gajahmada Malang dan SMA Tugu (terutama bagian tangganya). Maklum, dua-duanya merupakan bangunan lama sehingga wajar kalau ‘feel’nya mirip. Meski demikian, gedung pusat UGM ini tetap memiliki ciri sendiri dengan pilar-pilar besarnya serta pintu-pintu lama yang kadang susah dibuka😛

Berkunjung ke Malioboro rasanya mirip-miriplah dengan Pasar Besar, namun lebih rapi dan jalanannya sedikit lebih lebar. Daerah alun-alun juga sedikit mengingatkan saya dengan Alun-alun Tugu Kota Malang. Salah satu daerah yang kami kunjungi juga mirip sekali dengan daerah Kayutangan. Ahh, jangan-jangan saya ini sangat cinta dengan Malang atau saya sebegitu mudahnya rindu rumah? Haha. Namun yang jelas berkunjung ke Jogja serasa sama sekali tidak meninggalkan Malang, namun seperti menemukan bagian yang lain dari Kota Malang hehehe. Ini hanya impresi bias saya sih.

Soal pelatihan mungkin akan saya post nanti.


Actions

Information

4 responses

29 03 2012
Suparjo

Malang mungkin lebih suejuk mbak. Walau begitu saya nggak mau jadi orang malang..

30 03 2012
swamp

2 Suparjo,
Kebetulan pas kemarin ke Jogja kok pas hujan terus… mungkin karena itu jadi terasa sejuk.
Meskipun saya orang Malang, saya juga ndak mau jadi orang malang, jadi orang beruntung lah😛

20 04 2012
Ratna

suka dengan ceritanya… serasa ikut jadi orang yang baru pertama kesana (padahal sudah sekitar 5 kali ke kota Gudeg itu) …^_^. Ditunggu kisah pelatihannya…

21 04 2012
swamp

2 Ratna,
hahaha, iya saia katrok nih baru ke sana sekali =,=”
tapi beneran, serasa menemukan “bagian lain” dari Malang lho…😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: