Sekilas Malang Kembali 2012

25 05 2012

Saat Festival Tempo Doeloe sebagai rangkaian dari event Malang Kembali 2012 diumumkan secara luas beberapa saat lalu, saya cukup terkejut. Soalnya, tahun lalu sempet terdengar kabar kalau event ini akan dikurangi intensitasnya, mungkin  2 tahun sekali atau 5 tahun sekali. Maklumlah, acara tahunan yang merupakan rangkaian dari dirgahayu Kota Malang ini telah diadakan sejak 2006, jadi mungkin sekali jika dirasa agak jenuh dan perlu penyegaran. Walaupun sebenarnya tema acara dari tahun ke tahun selalu berbeda, namun yang meramaikan (alias barang-barang yang ditawarkan para penjualnya) rata-rata relatif tidak berubah. Sempat saya membaca sebuah liputan di Radar Malang yang menyuarakan pendapat penyelenggara acara, Yayasan Inggil, agar event ini diadakan 2 tahun sekali saja.

Namun demikian, the show must go on. Setidaknya untuk Festival Tempo Doeloe VII tahun ini (soal tahun depan dan selanjutnya kita tunggu saja ya ;P ). Dibuka pada 24 Mei 2012 (kemaren), sekali lagi area sepanjang Jalan Ijen hingga Simpang Balapan menjadi lorong waktu yang menawarkan berbagai fasilitas untuk ber-rendezvous ke masa-masa djadoel Kota Malang.

Kebetulan saya berkesempatan untuk mengunjungi MTD (Malang Tempo Doeloe) pada malam hari pertama (tadi malam) karena pas diajak teman-teman. Sebelumnya saya belum pernah main ke MTD di saat pembukaannya, kecuali 2 tahun lalu ketika buka stand di sana😛 . Mengunjungi MTD di malam hari sebenernya lebih kepada ajang foto-foto dan nongkrong-nongkrong saja. Soalnya, kalo mau berbelanja barang-barang lebih enak di pagi-sore hari saat hari lebih terang dan lebih sedikit pengunjung. Saat-saat itu, lebih mudah untuk mampir berbelok dari satu stand ke stand lainnya sekaligus lebih nyaman untuk mengamati barang yang akan dibeli. Pendek kata, kesempatan untuk beli kucing dalam karung jadi lebih sedikit.

Sekedar informasi, untuk menyusuri seluruh area festival sesuai jalur yang disediakan kira-kira membutuhkan waktu 2,5-3 jam. Ini belum dihitung jika ingin mampir-mampir, makan-makan, belanja, termasuk menawar harga🙂. Pada malam hari, area festival dipenuhi lautan manusia yang berjalan sangat pelan (sambil lihat-lihat maksudnya), maka di malam hari dibutuhkan waktu lebih lama lagi untuk menjelajahi seluruh area festival. Maka dari itu tidak mengherankan ketika tadi malam kami baru 2 jam saja berjalan kaki sudah terasa theklek padahal masih setengah area yang berhasil disentuh. Namun tujuan foto-foto cukup sukses juga dicapai, walaupun harus pintar-pintar mencari kesempatan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: